Kamis, 08 Januari 2015

PAI UMY "percaya diri" part 1




Kepercayaan diri adalah semangat bagi setiap manusia atau pribadi untuk berani dalam menghadapi segalanya.Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya.


PAI UMY percaya diri part 2


Setiap pribadi manusia ,, memiliki keunikan tersendiri. Dari persabatan, mereka bisa saling mendukung, membantu, dan meyakinkan teman nya untuk berani bereksperimen,, dan tampilkan bakata yang ada tanpa harus menjauhi. 
Persahabatan yang sejati adalah selalu ada, selalu mendukung, dan selalu bersama ketika semngat slah satu teman melemah dan menguatkan kepercayaan dirinya,, itu la

PAI UMY percaya diri part 3



Video ini adalah lanjutan dari video percaya diri part 1 dan 2,, yang mana ditempat inilah vera menemukan jati diri dan yakin akan kemampuannya ,,bakat serta prestasi. 
Allah menciptakan manusia dengan berbagai karakter dan kempuan yang berbeda,, dan kembali kepada manusia itu sendiri untuk mencari tahu kemampuan dan bakata yang ada pada dirinya. Percaya diri akan membuat kita yakin akan setiap kemampuan yang kita miliki ,, berani dan buktiin kita semua bisa

Selasa, 06 Januari 2015

Pendidikan Sosial


Essay “ Pendidikan Sosial “


KONTAK SOSIAL – EDUKATIF ANAK DIDIK
Di dalam dunia pendidikan , kontak sosial merupakan salah satu sarana mencapai hasil pendidikan yang diharapkan. Anak didik dan sebuah kontak sosial tidak dapat terlepas satu dengan yang lainnya dalam dunia pendidikan atau sekolah.. Proses social adalah aspek dinamis dari kehidupan masyarakat , didalamnya terdapat suatu proses hubungan antara manusia satu dengan manusia yang lainnya. Proses hubungan itu dapat berupa interaksi social yang berjalan secara terus menerus dalam kehidupan sehari- hari.(Abdullah Idi, 2011: hal 81-83)
Kontak sosial dapat juga disebut dengan pergaulan sosial, antara pendidik , dan anak didik yang memungkinkan timbulnya rasa senang dan cinta anak didik dari pendidik atau sebaliknya. Dalam kontak social , pendidik dapat melakukan observasi terhadap anak didik secara langsung , untuk memunculkan potensi yang ada pada anak didik, sedangkan anak didik melalui kontak social tersebut dapat mengetahu secara langsung apa yang ada pada pendidik , kecintaanya, rasa sosialnya, dedikasinya, dan lain sebagainya. Saling mengetahui antara pendidik dan anak didik akan memudahkan usaha bimbingan dan edukasi atau pembelajarannya.
Interaksi sosial  yang bersifat positif dapat menciptakan terjadinya kerjasama yang pada  akhirnya mempermudah terjadinya asimilasi ( pembauran ) yang itu sangat dibutuhkan dalam pembelajaran antara pendidik dan anak didik. Selain itu proses social juga merupakan siklus perkembangan struktur social yang menunjukan bagaimana prasangka ( prejudice ),  diskriminasi  dan konflik nilai ( value conflict ) dapat menjaga dalam batasan yang dapat dikerjakan pada suatu masyarakat dimana bagian masyarakat itu dapat menjaga hubungan kelompok primer diantara individu – individu dengan beragam latar belakang seperti pada setiap anak didik yang ada di sekolah.( Abdullah Idi, 2011: hal 85-88)
Pendidikan yang sebenarnya itu berlaku didalam interaksi social ialah antara orang dewasa dengan anak . di dalam kenyataannya kontak atau interaksi tersebut ada yang bersifat edukatif dan ada pula nonedukatif,, yang bersifat edukatif ialah suruhan atau perintah dengan tujuan mendidik. Interaksi edukatif atau kontak edukatif  adalah interaksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk melaksanakan tujuan pendidikan dan pengajaran atau lebih dikenal dengan istilah interaksi belajar mengajar. Interaksi belajar mengajar mengandung suatu arti adanya kegiatan interaksi dari tenaga pengajar yang melaksanakan tugas mengajar dan adanya anak didik sebagai warga belajar, dimana dalam interaksi itu pengajar mampu memberikan dan mengembangkan motivasi serta reinforcement kepada siswa agar dapat melakukan kegiatan belajar secara optimal. (sardiman, 2001: 1-2). Pengertian lain Kontak social edukatif atau interaksi edukatif adalah interaksi yang bernilai pendidikan ( Syaiful Bahri Djamarah, 1997: 11).
Di dalam mendidik atau proses pendidikan seorang pendidik harus mempunyai kewibawaan dan kinerja yang professional sehingga lulusan ( output) yang dihasilkan benar – benar berkompeten sesuai dengan apa yang diharapkan atau apa yang menjadi tujuannya.
Pergaulan adalah kontak langsung antara individu dengan individu lainnya, atau antara pendidik dan anak didik. Pergaulan atau kontak social ini juga memungkinkan  untuk menimbulkan pengertian yang mendalam antara tugas pendidik, yang wajib mendidik dan tugas anak didik yang wajib belajar. Peranan pendidik dalam kaitannya dengan anak didik tampak bermacam-macam berdasarkan interaksi atau kontak sosial edukatif yang dihadapinya. Kontak sosial edukatif adalah interaksi formal dalam proses belajar mengajar di dalam kelas maupun di luar kelas. Dalam perspektif pedagogik, anak didik memiliki sejumlah potensi yang perlu dikembangkan melalui proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Karena anak didik membutuhkan pendidikan  agar anak didik menjadi manusia yang terdidik. Anak didik memiliki potensi akal yang harus dikembangkan agar menjadi kekuatan sebagai manusia yang bersusila dan berkecakapan sebagai modal dikehidupan nyata. Maka dalam makalah ini akan dibahas masalah interaksi edukatif di sekolah, faktor yang mempengaruhi kualitas pengajaran, prinsip mengajar dan metode mengajar.
Sekolah dibentuk sebagai sebuah organisasi  dalam arti setiap sekolah ada yang mengajar, ada yang belajar ada yang membersihkan ruangan, menyediakan makanan atau melakukan berbagai kegiatan sekolah. (Philips Robinson, 1987:238) sekolah merupakan pusat pembelajaran, yang mana guru bertindak menjelaskan, dan siswa bertindak belajar. (Dimyati dan Mudjiono, 2006:255) Guru adalah pendidik yang membelajarkan siswa. Dalam usaha pembelajaran siswa, maka guru melakukan bimbingan, pengorganisasian belajar, penyajian bahan belajar, dan melakukan evaluasi
Sekolah dipandang sebagai wadah pertemuan antara guru dengan murid, proses transformasi nilai-nilai budaya, pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan pengembangan nilai-nilai budaya. Kehadiran dan keberadaan sekolah sebagai suatu sub si

REVIEW Tanah Surga katanya


Review Film
       Film “Tanah Surga katanya..” menceritakan tentang kehidupan sebuah keluarga kecil yang tinggal di perbatasan antara malaysia dan Indonesia yang terletak di Pulau Kalimantan. Mulai dari pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan bahkan sampai dengan nasionalisme masyarakat perbatasan semuanya dikemas  dengan sangat bagus. Alur film ini yang sangat rapi dan teratur ditambah pula dengan sedikit  komedi membuat film ini layak ditonton oleh semua kalangan usia.
        Di perbatasan inilah banyak segi kehidupan tidak diketahui oleh masyarakat Indonesia yang ada didaerah perkotaan. Hidup di perbatasan Indonesia Malaysia membuat persoalan tersendiri, karena masih didominasi oleh keterbelakangan dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dan pendidikannya. Di zaman sekarang ini, perhatian masyarakat kebanyakan adalah pada kehidupan di ibukota atau kehidupan metropolit  Akan tetapi pada film ini  mengisahkan masyarakat yang tinggal didaerah tersebut yang merupakan warga Indonesia tidak mengerti,tidak memahami bahkan tidak hafal dengan lagu kebangsaannya sendiri yaitu lagu “ INDONESIA RAYA “ . Didalam perekonomian masyarakat perbatasan harus berjuang setengah mati untuk mempertahankan hidup nya, tidak mengenal mata uang negaranya dan bangga terhadap mata uang Negara lain yaitu Malaysia. 
      Di film ini diceritakan mantan sukarelawan Indonesia Malaysia  bernama Hasyim tahun 1965 hidup dengan kesendiriannya. Setelah istri tercintanya meninggal, ia memutuskan untuk tidak menikah dan tinggal bersama anak laki-laki satu-satunya yang juga menduda  yang bernama Haris dan dua orang anak Haris bernama Salman dan Salina. Hidup di perbatasan Indonesia Malaysia membuat mereka  harus lebih kaut dalam menjalani kehidupan didaerah terpencil,, yang serba kekurangan akan tetapi  karena keteguhannya pada bangsa dan  Cinta Negara Indonesia membuat Hasyim bertahan tinggal.Haris anak Hasyim, memilih hidup di Malaysia karena menurutnya Malaysia jauh lebih memberi harapan bagi masa depannya. Dia juga bermaksud mengajak seluruh keluarga pindah ke Malaysia termasuk bapaknya. 
         Selain itu pada kisah ini juga menceritakan Astuti,  yaitu seorang guru sekolah dasar di kota yang  datang tanpa direncanakannya. Ia mengajar di sekolah yang hampir roboh karena setahun tidak berfungsi. Tak lama berselang dr. Anwar, seorang dokter muda datang ke daerah itu, karena tidak mampu bersaing sebagai dokter professional di kota. Salman dan Salina gembira hatinya karna kedatangan guru Astuti dan dr. Anwar, yang oleh penduduk dikenal dengan sebutan dokter intel.
Setelah beberapa hari dr. Anwar bertugas didaerah tersebut akhirnya  diketahui bahwa Hasyim mengidap penyakit yang membahayakan bagi hidupnya dan dokter intel itu mengharapkan Hasyim dibawa  untuk mendapatkan pengobatan yang lebih layak .Salman berusaha memenuhi kebutuhan selama di perjalanannya  yaitu 400 ringgit uang yang diperlukannya.

70 Penemu yang Mengubah Dunia” Karya: Ismadi





Review Buku “ 70 Penemu yang Mengubah Dunia”
 
Karya: Ismadi
 
Buku “ 70 Penemu yang Mengubah Dunia” ialah buku pengetahuan yang didalamnya berisi riwayat singkat tentang para tokoh penemu dari berbagai belahan dunia yang telah menghasilkan beragam penemuannya. Dari penemuannya inilah sehingga dikenal di seluruh penjuru dina,menjadi bagian dari kehidupan kita, serta memeberikan spirit dan motivasi agar kita dapat mengambil pelajarannya.

Kita mengenal barang- barang seperti ponsel, komputer, televisi,  mobil, sepeda motor, bahkan celana jeans, pensil sampai sikat gigi. Namun kitak tidak pernah berpikir bahwa beragam peralatan yang kita gunakan sehari-hari lahir dari suatu proses yang begitu panjang, dan kita juga tidak mengetahui siapa saja yang telah begutu berjasa menemukan  barang-barang tersebut sehingga kita dapat memeanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari secara lebih mudah.

Dari berbagai kisah penemuan, ada beragam latar belakang yang menjadikan orang- orang tersebut menjadi penemu, dan menghantarkan mereka menjadi tokoh dibidangnya. Selain itu , buku ini juga memperlihatkan kepada kita bagaiamana mereka mencapai mimpinya dengan beragam cara.

Ulasan singkat buku “70 Penemu yang Mengubah Dunia” para penemu yang membuat kita terkesima  dan takjub akan penemuannya, diantaranya penemu hukum Archimedes,penemu kertas, penemu mesin cetak, penemu sikat gigi, penemu batrai, penemu pensil, penemu korek apai,penemu sepeda, penemu plastik,. Dalam bidang media dan komputer ada penemu google, penemu facebook, penemu mouse, dan penemu twitter. Sedangkan dalam bidang pendidikan ada penemu pramuka, yang sampai saat ini memberikan kita pengetahuan tentang bagaimana  belajar dari alam.

            Mulai  dari bidang dari hukum Archimedes, ditemukan oleh sorang ilmuwan besar yang tidak hanya ahli dalam bidang matematika namun juga ahli dalam bidang lainnya.. Hukum ini diambil dari namanya Archimedes. Dari hukum Archimedes , tersebut kita dapat melihat karya besar seperti kapal laut dan kapal selam.
Pada bidang Komputer, salah satunya adalah FB (faccebook) yang merupakan salah satu situs atau website jejaring social yang memiliki jumlah pengguna yang sangat besar dari seluruh penjuru dunia.Website ini perkembang pesat dengan penggunaanya melampaui dari beberapa situs jejaring social lainya. Sedangkan penemuan  pada  bidang lainnya  juga tak kalah  membanggakan, dan memberi manfaat bagi si penggunanya.

Guru Tombak bagi pendidikan bangsa


“Karangan Bebas tentang Pendidikan”

GURU TOMBAK BAGI PENDIDIKAN BANGSA

       Seorang guru dikatakan berhasil apabila mampu menciptakan para penerus masa depan yang berdaya guna, berjiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi panutan bagi bangsa lainnya. Guru atau pendidik adalah tenaga pengajar yang memiliki tujuan tiada lain dan tiada bukan untuk mendidik , membimbing serta melatih para siswanya. Pendidikan di Indonesia selalu dipertanyakan baik prosesnya, maupun penciptanya. Proses Pendidikan  mengalami begitu banyak masalah di Indonesia. Mulai dari kecurangan dalam setiap ujian,  banyak para siswa – siswa yang anarki, serta masih banyak anak anak Indonesia yang tak bersekolah hanya dikrena biaya yang mahal hal inilah yang membuat pendidikan kita semakin memprihatinkan. Kesemerawutan itu semua dapat terjadi dengan mudah di Indonesia dikarenakan tidak adanya kesadaran kita terhadap pendidikan.
       Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki jumlah penduduk paling banyak ke empat di Dunia. Dengan dua ratus juta penduduk yang mendiami bangsa Indonesia ini jika tidak ada yang mampu menciptakan para generasi muda yang tak hanya berahlak mulia tapi juga membangun kambali Indonesia menjadi Jaya entah bagaiman nasib kedepan bangsa Indonesia ini. Oleh karena itu , kesemerawutan masalah pendidikan ini menjadi tugas bagi kita semua terutama adalah Guru.
Guru merupakan ujung tombak masalah pendidikan di Indonesia, sebab edukasi merupakan proses interaksi antarmanusia. Apabila sebagai bangsa Indonesia yang memperhatikan kualitas, distribusi dan kesejahteraan guru, maka dengan sangat mudahmenyelesaikan sebagian masalah pendidikan ini.
   Sistem pendidikan Indonesia saat ini belum memberikan apresiasi khusus kepada guru, padahal apresiasi terhadap guru mencerminkan bagaimana seseorang mengapresiasi masa depan bangsa. Apresiasi terhadap guru, tidak selalu harus berbicara gaji, namun juga mengenai komponen pengembangan guru itu sendiri. Penanaman nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan yang sentralistik bisa terjadi apabila guru berkualitas. Selain itu, perlu juga dilihat pendidikan sisi nonformal, yakni melalui orang tua. Pendidikan seringkali dilupakan. oleh orang tua . Padahal orang tua adalah pendidik yang penting, sehingga orang tua ini perlu dijangkau oleh sistem pendidikan kita. Sekarang orang tua diundang datang ke sekolah biasanya untuk sumbangan, padahal sudah waktunya diundang untuk bicara bersama-sama mengenai pendidikan. Pembicaraan antara sekolah dengan orang tua perlu dilakukan sejak tahap sekolah dasar, sebab sekolah dasar memiliki sebaran yang sangat luas.
    Sementara itu masalah-masalah lain yang tidak kalah penting, seperti infrastruktur pendidikan yang saat ini masih belum terpenuhi , serta materi pendidikan sekolah dasar yang dinilai masih sangat sedikit dan kurang mengikuti perkembangan. 
     Kita tahu bahwa dalam pendidikan, beberapa elemen terpenting dalam kesuksesan pembelajaran, salah satunya ialah guru. Guru yang diharapkan oleh sebuah pendidikan tidak hanya menjadi pendidik akan tetapi harus mampu menjadi pembimbing, pengajar, serta mengayomi dan mengapresiasikan para generasi muda untuk menjadi generasi masa depan. Hal ini sangat berkaitan dengan professional seorang pendidik.